EVIDENT, RC3ID, Bandung – Dalam rangka meningkatkan deteksi penyakit Tuberkulosis (TBC), tim EVIDENT menyelenggarakan Sosialisasi Penelitian Studi Implementasi bersama puskesmas di Kota Bandung pada Kamis, 24 Juni 2025, bertempat di Hotel Grand Tjokro Bandung.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya menghadirkan inovasi dalam deteksi TBC di Indonesia. Di mana Indonesia menempati peringkat kedua dengan beban TBC tertinggi di dunia, dan Kota Bandung masih menghadapi tantangan tingginya kasus TBC serta keterbatasan metode diagnosis yang cepat dan akurat.
Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Bandung, para Kepala Puskesmas, serta petugas program TBC dari delapan (8) puskesmas di Kota Bandung yang akan menjadi lokasi pelaksanaan studi.
Rangkaian kegiatan meliputi pemaparan situasi TBC terkini, penjelasan alur penelitian, simulasi metode usap lidah (tongue swab), pemutaran video, serta diskusi teknis interaktif. Para peserta terlihat aktif bertanya untuk memperdalam pemahaman sekaligus memastikan kesiapan teknis di lapangan.
Tujuan utama kegiatan ini adalah menyamakan persepsi antara tim peneliti dan tenaga kesehatan di puskesmas, sekaligus memastikan kesiapan teknis penelitian agar dapat berjalan sesuai standar. Tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan sampel dahak pasien, menjadi salah satu alasan pentingnya penerapan inovasi metode diagnostik alternatif.
Dengan adanya koordinasi yang baik antara puskesmas dan peneliti, studi implementasi EVIDENT diharapkan mampu berkontribusi dalam peningkatan deteksi dini TBC di layanan kesehatan primer. Upaya ini juga diharapkan mendukung tercapainya target eliminasi TBC di Indonesia.
Sumber: Tim Studi Implementasi EVIDENT
Penulis: Tim Humas RC3ID Bandung

Dokumentasi Sosialisasi Penelitian Studi Implementasi EVIDENT
Foto oleh: Tim Humas Evident RC3ID

