Rangkaian pelatihan sebagai bagian dari persiapan studi implementasi EVIDENT telah dilaksanakan di tiga puskesmas di Kota Bandung : Puskesmas Garuda, Puskesmas Puter, dan Puskesmas Caringin. Pelatihan ini merupakan bagian dari program OSS atau one-stop service yang diusung oleh Kementerian Kesehatan RI untuk mengimplementasikan alat diagnostik baru dalam skrining tuberkulosis (TBC). Program ini bekerja sama dengan penelitian EVIDENT untuk melakukan pre-piloting di tiga puskesmas awal dari total 46 puskesmas yang akan dilibatkan dalam program OSS.
Ini merupakan langkah awal bagi tim studi implementasi EVIDENT yang dipercaya menjadi pelaksana pertama dalam program OSS di Kota Bandung. Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis, menyamakan pemahaman, serta membekali tenaga kesehatan dan kader dengan keterampilan yang diperlukan untuk melaksanakan studi implementasi di tiga puskesmas tersebut.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai situasi TBC terkini, alur penelitian, strategi penjaringan pasien, hingga pembagian peran tenaga kesehatan dan kader. Diskusi berlangsung aktif, membahas antara lain mekanisme pelaporan hasil, pencatatan di SITB, pembagian tugas dalam pengambilan sampel, prosedur informed consent, dan dukungan logistik. Para peserta juga mengikuti praktik langsung pengambilan sampel usap lidah, simulasi pengisian dokumen penelitian, serta pelatihan keselamatan kerja di laboratorium. Antusiasme terlihat dari banyaknya pertanyaan teknis yang diajukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan di lapangan.
Melalui pelatihan ini, tenaga kesehatan dan kader dari ketiga puskesmas telah mendapatkan pemahaman menyeluruh dan siap mendukung pelaksanaan studi implementasi. Sinergi antara puskesmas, dinas kesehatan, dan tim peneliti diharapkan dapat menghasilkan inovasi deteksi TBC yang efektif, praktis, dan dapat diterapkan secara luas di layanan primer.
Sumber : Tim Studi Implementasi EVIDENT
Penulis : Zihny Ghassany


